Tampilkan postingan dengan label bangsa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bangsa. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Agustus 2013

Merdeka Indonesia

Genap 68 tahun sejak Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dikumandangkan. Semoga bangsa dan negara kita semakin jaya, kuat dan maju.

Jumat, 09 Agustus 2013

Kami Bangga Menjadi Muslim Berbudaya Indonesia

Aku sedih melihat tradisi Lebaran di Indonesia, seperti saling minta maaf, mengucapkan "Minal Aidzin Wal Faidzin" dan lainnya, dicemooh serta dinilai 'tidak Islami' melalui pesan SMS, BBM, atau lainnya.

Dalam kasus ini budaya Arab, sejak jaman Nabi hingga sekarang, dijadikan referensi dalam menilai bahwa suatu tradisi bersifat Islami atau tidak. Karena budaya saling memaafkan saat hari raya Idul Fitri tidak ada referensinya di jaman Nabi, maka hal ini dinilai tidak Islami dan tidak perlu dilakukan oleh umat Islam di Indonesia.

Tapi tunggu dulu. Bukankah saling memaafkan, makan ketupat, pukul bedug, hingga mengucapkan Minal Aidzin Wal Faidzin adalah tradisi bangsa Indonesia yang sama sekali tidak bertentangan dengan akidah agama Islam? Kenapa kita harus mengikuti anjuran sekelompok orang yang mengajak kita untuk meninggalkan tradisi bangsa yang bermakna baik dan sejalan dengan semangat Islam secara keseluruhan? Kenapa Islam harus identik dengan budaya Arab, kenapa kita tidak mengidentifikasikan Islam sebagai budaya Indonesia? Bukankah anjuran semacam ini tidak memberi nilai tambah apapun dalam kehidupan bernegara di Indonesia?

Aku pikir, kita sebagai bangsa Indonesia harus bangga dengan tradisi yang kita miliki, selama tradisi tersebut bersifat baik dan tidak bertentangan dengan ajaran agama. Seharusnya kita harus bangga karena telah berhasil menyerap dan menyesuaikan budaya Islam ke dalam budaya Indonesia dalam bentuk tradisi yang baik. Kita tidak perlu berusaha meng-Arab-kan diri kita agar menjadi muslim yang baik. Tanpa mengecilkan budaya bangsa lain, namun kita harus bangga dan menjunjung tinggi nilai-nilai yang terkandung dalam budaya bangsa Indonesia. Budaya bangsa Indonesia lebih sesuai bagi bangsa kita untuk menuju jalan Islam sebagai seorang muslim sejati.

Kita harus berani berkata: "Kami bangga menjadi Muslim Berbudaya Indonesia".

Kamis, 14 Maret 2013

Dicari, Pahlawan Sejati Indonesia

Waktu masih sekolah dulu, kita pernah diajarkan bahwa Indonesia berhasil meraih kemerdekaan berkat perjuangan para pahlawan. Guru-guru kita juga pernah berkata, bangsa yang besar adalah bangsa yang mengingat jasa para pahlawannya. Oleh karena itu kita wajib mengenang para pahlawan dan jasa-jasa yang telah mereka sumbangkan bagi kita semua. Setelah merdeka, apa kegunaan cerita dan sejarah perjuangan para pahlawan ini bagi bangsa kita? Apakah mengingat dan mengenang jasa para pahlawan dapat memajukan bangsa kita? Walau aku setuju dengan ujaran baku para guru kita di atas, mari kita coba memandangnya dari sudut lain.

Kamis, 07 Maret 2013

Proletariat Menuju Kelas Menengah, Tantangan Sosial Bangsa Indonesia

Aku berpendapat, bangsa Indonesia akan menghadapi masalah lebih banyak bila kita membiarkan masyarakat kelas proletariat "terpaksa masuk" ke lingkungan kelas menengah dengan hanya berbekal tingkat ekonomi yang lebih baik dari sebelumnya, tanpa dibekali peningkatan kualitas mental dan sosial budaya yang sesuai.